Ketua DPW PAN Jateng Disodorkan Dampingi Bibit


Semarang, Jateng One - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Provinsi Jateng Wahyu Kristanto diusulkan partainya untuk menjadi calon wakil gubernur pada pemiilhan gubernur (Pilgub) Jateng 2013. Wahyu disodorkan untuk mendampingi incumbent Bibit Waluyo yang hampir pasti akan diusung oleh Partai Demokrat.
 Hal itu disampaikan juru bicara DPW PAN Wahyudin Noor Aly, di Gedung Berlian, kantor DPRD Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Senin (28/1). Menurut Goyut, Wahyu merupakan kader PAN yang dianggap mampu dan layak untuk diajukan sebagai calon wakil gubernur.

"Ini masih sebatas usulan. Salah satu kader di Jawa Tengah yang layak untuk diusulkan memang beliau, ketua umum. Kami akan mengusulkannya kepada DPP, karena yang memiliki kewenangan adalah DPP," ujar Goyut --sapaan akrab Wahyudin Noor Aly-- kemarin.

Dia mengatakan, Wahyu akan diusulkan agar bisa disandingkan dengan Bibit dalam pemilihan nanti. Usulan itu menindaklanjuti pernyataan Ketua Umum DPP PAN Hatta Rajasa yang telah mengisyaratkan dukungannya kepada Bibit, saat datang ke Semarang beberapa waktu lalu. Sangat dimungkinkan, DPP PAN akan secara resmi memberi dukungan kepada bibit dalam waktu tak lama lagi.

Goyut menambahkan, selain Wahyu, pihaknya juga mengusulkan dua sosok lain kepada DPP. Namun, goyut enggan mengungkap identitas kedua sosok tersebut. Dia hanya mengatakan, satu sosok merupakan pengusaha muda dari Jateng, dan satu lagi merupakan kader PAN dari Jakarta. "Dua sosok ini belum mau dibeberkan di publik. Jadi masih diseimpan dulu," kata anggota DPRD Jateng itu.

Terkait dengan keinginan DPD Partai Demokrat Jateng sebagai partai yang akan mengusung Bibit, yang menginginkan posisi calon wakil gubernur diberikan, Goyut mengatakan pihaknya tidak memaksakan diri. Pihaknya menyerahkan kepada Bibit untuk memutuskan siapa yang akan dipilih.

"Ini hanya usulan, kami serahkan kepada Pak Bibit untuk menentukannya. Kami tidak akan memaksakan calon dari kami harus diterima. Karena bagaimana pun, kami berharap ke depan gubernur dan wakil gubernur bisa rukun, makanya Pak Bibit yang harus memilihnya," ujar Goyut.



0 comments:

Post a Comment