Bawaslu Jateng Cek DPT Siluman ke Grobogan
Semarang, Jateng One - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng akan ke Grobogan hari ini (28/1). Bawaslu akan meminta pertanggungjawaban Pemerintah Kabupaten Grobogan dan KPU Grobogan, terkait dengan data sejumlah penduduk yang bernama seperti hantu, yang ditemukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Grobogan, beberapa waktu lalu.
Anggota Bawaslu Jateng, Teguh Purnomo mengatakan, pihaknya akan meneliti temuan Panwaslu Grobogan. Sebagaimana kejanggalan yang ditemukan, terdapat nama-nama mirip hantu, antara lain Tuyul, Suster Ngesot, Glundung Pecengis, dan lain sebagainya masuk dalam data kependudukan.
"Kami akan terjun ke Grobogan, besok (hari ini). Kami akan meneliti apakah ada keterlibatkan Pemkab Grobogan dan KPU Grobogan pada kejanggalan data yang ditemukan Panwaslu beberapa hari lalu," ujar Teguh, Minggu (27/1).
Nama-nama hantu itu, kata Teguh, masuk dalam Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang digunakan sebagai penyusun bahan daftar pemilih sementara (DPS) untuk pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng 2013. Panwas Grobogan menemukan kejanggalan itu saat petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit).
"Jika nanti dalam penelitian terungkap ada keterlibatan Pemkab Grobogan, maka kami meminta pertanggungjawaban Bupati Grobogan selaku atasan Dinas Kependudukan yang menyusun DP4. Begitu juga ketika KPU juga terlibat, kami meminta pertanggungjawaban juga dari KPU Grobogan," katanya.
Sebelumnya, Ketua KPU Jateng Fajar Saka mengatakan, KPU tidak terlibat dalam kejanggalan data yang terdapat pada DP4. Data itu diserahkan pemerintah kepada KPU sebagai bahan penyusunan DPS. KPU melakukan kroscek terhadap data yang diberikan tersebut melalui coklit ke setiap rumah-rumah warag. KPU Juga akan menyempurnakan lagi data tersebut dengan Daftar Pemilih (DP) Tool.
Sementara itu, Kabid Kependudukan di Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jateng, Susi Handayanie enggan memberikan konfirmasi terkait dengan kisruhnya data kependudukan menjelang pilgub. Hingga Minggu malam, Susi belum memberikan komentar apapun.

0 comments:
Post a Comment